diposkan pada : 01-09-2020 14:17:59 dankomar

Sepanjang tahun 2019 Korps Marinir telah banyak menorehkan keberhasilan dalam pelaksanaan tugas yang diemban dengan kesungguhan dan keseriusan serta profesional sebagai wujud pengabdian kepada NKRI, pengabdian tanpa pamrih dan loyalitas tanpa batas untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara.
"Dengan rapat evaluasi ini diharapkan kita dapat meningkatkan kinerja Korps Marinir, sehingga mampu memberikan kemajuan dan peningkatan karya nyata bagi bangsa dan negara, semakin profesional  dan membanggakan di tahun2020," ucapnya.
Hal tersebut diungkapkan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr. (Han) saat memimpin rapat evaluasi kiprah Korps Marinir di tahun 2019 sekaligus revisi Daftar Susunan Personil (DSP) di ruang rapat Gedung Agoes Soebekti Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jl. Prajurit KKO KKO Usman dan Harun No.40, Jakarta Pusat. Kemarin.
Di awal tahun 2019 menjadi catatan tersendiri bagi Korps Marinir dengan telah ditemukannya Black Box di kedalam 30 meter milik pesawat naas Lion Air JT 610 yang jatuh dengan membawa 189 orang di perairan Tanjung, Kerawang pada Senin 29 Oktober 2018. Black Box tersebut ditemukan oleh prajurit Korps Marinir TNI AL Serka Hendra Syahputra dan Serda Nur Ali anggota Yontaifib 1 Marinir yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan pada bulan November 2018.   
Dalam agenda pemilihan umum secara serentak, pelantikan anggota MPR dan DPR, pengumuman hasil Pemilu, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta transisi pemerintahan baru, Korps Marinir telah mampu mengawal penyelenggaraan Pesta Demokrasi Tahun 2019 tersebut dengan baik.
Permasalahan Kamdagri Korps Marinir juga diterjunkan mulai dari Pengamanan obyek vital Nasional di Jakarta dan Papua, Pengamanan dan SAR tumpahan minyak dan Gas Pertamina di Karawang, Pengamanan antisipasi HUT OPM, serta Kerusuhan 22 Mei pasca Pengumuman Pilpres 2019 di Jakarta dan membantu memperkuat pengamanan pasca kerusuhan yang terjadi di Wilayah Jayapura.
Beberapa rangkuman kesiapsiagaansatuan Korps Marinir dalam menghadapi kontijensi yang terjadi berkaitan dengan bencana alam terbukti dengan hadirnya para prajurit baret ungu di berbagai lokasi bencana alam seperti bencana longsor di Kp. Cimapag Cisolok Sukabumi. Evakuasi korban banjir di perumahan BTN Mappala Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Bencana alam puting beliung di Kelurahan Liliba Kota Kupang. Bencana Banjir di daerah Madiun Jawa Timur. Evakuasi warga korban banjir di empat DesaKecamatan Padang Cermin. Tanah longsor di Desa Bakan Sulut. Banjir bandang di Kabupaten Sentani Jayapura, hingga pencarian korban tenggelam di sungai Brantas oleh Intai Amfibi Marinir. Selain itu, juga mengirimkan Satgas Percepatan Pembangunan Hunian Tetap di NTB.
Pengerahan Satgas PRCPB Pascagempa berkekuatan  6,9 SR yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB tanggal 12 April 2019 kedalaman 10 km pada posisi sebelah Barat Daya Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah, mendapat apresiasi berupa piagam penghargaan atas Penanggulangan Bencana Alam di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diserahkan langsung Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi saat penutupan Rapim TNI di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis(31/01).
Di bidang latihan, untuk meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan, Korps Marinir telah melaksanakan latihan-latihan diantaranya Latihan perorangan, satuan dan fungsi, hingga Latgab TNI AL Armada Jaya dan Latgab TNI. 
Latihan dengan negara lain yang rutin dilakukan antara lain RIMPAC, CARAT, SILENT IRON, Subject Mather Expert  Exchange (SMEE), Cobra Gold, ENCAP, MAREX, PLATEX, Sea Garuda 20AB di Thailand, serta latihan penggulangan teror Satgultor TNI.
Keseriusan Korps Marinir memberantas Narkoba bekerjasama dengan jajaran terkait berhasil mengagalkan peredaran dan penyelundupan narkoba maupun Minuman Keras (Miras). Diantaranya berhasil mengamankan sebanyak ratusan liter miras jenis cap tikus yang dikemas rapih dalam 20 kardus, yang akan diselundupkan ke wilayah Papua di Bitung. Meringkus kurir Narkoba beserta barang bukti di Tarakan Tengah. Bekerja sama dengan Polres Nunukan dan Polsek Sei Nyamuk berhasil mengamankan pengedar Narkoba di Sei Pancang, Nunukan.